Divergent BAB 3
Aku terbangun dengan telapak tangan basah dan serangan rasa bersalah di dada. Aku berbaring di kursi di ruangan penuh cermin. Saat aku memiringkan kepala ke belakang, kulihat ada Tori di belakangku. Ia menggigit bibir dan mencabut elektroda dari kepala kami. Aku menunggunya mengatakan sesuatu tentang tes ini—tesnya sudah selesai, atau aku mengerjakan tesnya dengan baik, walau entah apa ukuran bahwa aku bisa melakukan tes ini dengan baik?—tapi, ia tak berkata apa-apa. Ia cuma menarik kabel-kabel dari dahiku.
Aku terbangun dengan telapak tangan basah dan serangan rasa bersalah di dada. Aku berbaring di kursi di ruangan penuh cermin. Saat aku memiringkan kepala ke belakang, kulihat ada Tori di belakangku. Ia menggigit bibir dan mencabut elektroda dari kepala kami. Aku menunggunya mengatakan sesuatu tentang tes ini—tesnya sudah selesai, atau aku mengerjakan tesnya dengan baik, walau entah apa ukuran bahwa aku bisa melakukan tes ini dengan baik?—tapi, ia tak berkata apa-apa. Ia cuma menarik kabel-kabel dari dahiku.